Shalat

Shalat Jamak dan Qashar Saat Bepergian: Syarat dan Caranya

Panduan shalat jamak dan qashar untuk musafir: pengertian, syarat jarak perjalanan, jamak taqdim dan ta'khir, serta tips shalat saat mudik dan perjalanan jauh.

AskDeen3 menit baca

Islam adalah agama yang memudahkan. Salah satu bentuk kemudahan itu adalah keringanan (rukhsah) bagi orang yang bepergian untuk menjamak dan mengqashar shalat. Ini sangat bermanfaat, terutama saat mudik, perjalanan dinas, atau perjalanan jauh lainnya.

Dasar keringanan

Allah Ta'ala berfirman tentang mengqashar shalat dalam perjalanan:

An-Nisa 4:101

Rasulullah ﷺ juga biasa mengqashar shalat dan menjamaknya ketika bepergian. Keringanan ini adalah sedekah dari Allah yang dianjurkan untuk diterima.

Pengertian jamak dan qashar

  • Qashar adalah meringkas shalat yang empat rakaat (Zhuhur, Ashar, Isya) menjadi dua rakaat. Shalat Maghrib dan Subuh tidak diqashar.
  • Jamak adalah mengumpulkan dua shalat dalam satu waktu: Zhuhur dengan Ashar, atau Maghrib dengan Isya. Shalat Subuh tidak dijamak.

Syarat perjalanan

Dalam mazhab Syafi'i yang banyak diikuti di Indonesia, syarat utama mengqashar adalah:

  • Jarak perjalanan mencapai dua marhalah, yang oleh banyak ulama dikonversi menjadi sekitar 80-an kilometer. Para ulama berbeda pendapat tentang ukuran tepatnya; sebagian ulama lain tidak menetapkan jarak tertentu dan mengembalikannya pada kebiasaan masyarakat dalam menyebut sebuah perjalanan.
  • Perjalanan untuk tujuan yang mubah, bukan untuk maksiat.
  • Sudah keluar dari batas kota atau desa tempat tinggal.
  • Tidak berniat menetap di tempat tujuan lebih dari waktu tertentu. Dalam mazhab Syafi'i, jika berniat tinggal empat hari atau lebih (selain hari datang dan pergi), keringanan qashar berakhir.

Karena ada perbedaan pendapat, praktiknya bisa berbeda; tanyakan kepada ustadz setempat untuk keadaan khusus Anda.

Jamak taqdim dan jamak ta'khir

Jamak taqdim

Mengerjakan dua shalat di waktu shalat yang pertama. Misalnya, shalat Zhuhur dan Ashar dikerjakan di waktu Zhuhur. Urutannya: Zhuhur dulu, lalu Ashar, dengan niat jamak pada shalat pertama dan tanpa jeda yang lama di antara keduanya.

Jamak ta'khir

Mengerjakan dua shalat di waktu shalat yang kedua. Misalnya, Maghrib dan Isya dikerjakan di waktu Isya. Niat untuk menjamak ta'khir dilakukan sebelum waktu shalat pertama habis.

Contoh: shalat saat mudik

Misalnya Anda berangkat mudik setelah Zhuhur dan perjalanan panjang hingga malam:

  1. 1Sebelum berangkat (sudah di luar batas kota jika memungkinkan), kerjakan Zhuhur dan Ashar dengan jamak taqdim dan qashar: masing-masing dua rakaat.
  2. 2Saat beristirahat di malam hari, kerjakan Maghrib (tiga rakaat) dan Isya (dua rakaat) dengan jamak, baik taqdim maupun ta'khir.

Shalat di kendaraan

Shalat fardhu pada dasarnya dikerjakan dengan berdiri dan menghadap kiblat. Jika benar-benar tidak memungkinkan turun dari kendaraan, misalnya di pesawat dalam perjalanan panjang, para ulama memberikan keringanan dengan tetap berusaha menghadap kiblat dan melakukan rukun semampunya. Sebagian ulama mewajibkan mengulang shalat tersebut. Untuk shalat sunnah, boleh dikerjakan di atas kendaraan menghadap arah perjalanan.

Tips praktis saat bepergian

  • Cek jadwal shalat di kota tujuan dan sepanjang rute.
  • Manfaatkan rest area dan masjid di jalur mudik.
  • Siapkan wudhu sebelum berangkat, dan bawa botol air kecil.
  • Gunakan kompas kiblat di tempat yang belum Anda kenal.

Bagaimana AskDeen membantu

Saat dalam perjalanan, AskDeen menampilkan jadwal shalat sesuai lokasi Anda saat itu, lengkap dengan hitung mundur ke shalat berikutnya dan kompas kiblat dari ponsel Anda — sangat membantu di rest area, bandara, atau kota yang baru Anda kunjungi.

Ragu tentang jarak qashar, niat jamak, atau shalat di pesawat? Tanyakan kepada AskDeen, kapan saja, dan dapatkan jawaban yang jelas dengan rujukan ayat dan hadis, termasuk penjelasan perbedaan pendapat ulama. Selamat jalan — semoga perjalanan Anda berkah.

Jawaban singkat

Shalat apa saja yang boleh diqashar?

Shalat yang empat rakaat, yaitu Zhuhur, Ashar, dan Isya, diringkas menjadi dua rakaat. Maghrib dan Subuh tidak diqashar.

Berapa jarak minimal untuk qashar?

Dalam mazhab Syafi'i, sekitar dua marhalah yang oleh banyak ulama dikonversi menjadi sekitar 80-an kilometer. Ulama berbeda pendapat tentang ukuran tepatnya.

Apa beda jamak taqdim dan jamak ta'khir?

Jamak taqdim mengerjakan dua shalat di waktu shalat pertama; jamak ta'khir mengerjakannya di waktu shalat kedua.

Baca juga